Home
news
Targetkan banyak Guru Besar di FDK, Dekan FDK UIN Raden Fatah utus Dosen prodi KPI ikuti Coaching Clinic Pendamping Guru Besar di Bandung

Targetkan banyak Guru Besar di FDK, Dekan FDK UIN Raden Fatah utus Dosen prodi KPI ikuti Coaching Clinic Pendamping Guru Besar di Bandung


Jumat, 2022-03-25 - 13:57:43 WIB

Bandung, KPI UINRF -- Dalam rangka melaksanakan percepatan calon guru besar di Fakultas dakwah dan Komunikasi UIN Raden Fatah, Dekan utus Dosen Prodi KPI ikuti pelatihan bagi pendamping calon guru besar di Hotel Ibis Bandung yang bekerjasama dengan tim percepatan guru besar UIN Bandung dan UIN Raden Fatah Palembang. Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Dr.Achmad Syarifudin mengatakan bahwa di FDK sendiri kita memiliki banyak doktor maupun calon doktor. Dan pimpinan tertinggi kita, ibu Rektor memiliki harapan yang besar kepada para doktor yang ada di UIN Raden Fatah untuk segera menjadi guru besar dalam rangka peningkatan akreditasi kampus maupun kualitas akademisi dilingkungan UIN Raden Fatah, ujarnya Maka dari itu kita pun dari FDK menyambut baik harapan maupun impian mulia dari ibu rektor tersebut dan mengutus salah satu dosen kami dari Prodi KPI, M.Randicha Hamandia, M.Sos untuk ikuti coaching clinic tersebut, sambungnya Lebih lanjut Syarif mengatakan bahwa kami dari FDK sangat berharap ketika pulangnya dosen kami mengikuti coaching clinic pendamping guru besar di bandung bisa memberikan kontribusi lebih bagi UIN Raden Fatah terkhusus Fakultas Dakwah dan Komunikasi, pungkasnya. Bertempat di hotel ibis bandung, ketua tim percepatan gubes, Dr.Zuhdiyah Malik mengatakan dalam sambutannya bahwa percepatan guru besar merupakan salah satu program unggulan yang dicanangkan untuk kemajuan lembaga tercinta UIN Raden Fatah. Program ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dan coaching bagi para dosen yang sudah bergelar doktor dan mau mengajukan guru besar agar lebih siap saat menyiapkan berkas maupun persyaratan yang diajukan nantinya, pungkasnya. Oleh karena itu perlu adanya program pendampingan yang komprehensif dan berlanjut yang mana diharapkan kemungkinan pengajuan tertolak akan diminimalisir. Di sisi lain, Universitas juga diharapkan untuk memberbanyak jumlah lektor kepala dan guru besar karena hal tersebut akan berkaitan erat dengan akreditasi dan pemeringkatan universitas maupun fakultas, Ujarnya. Dr.Helen Sabera selaku sekretaris tim percepatan gubes mengatakan, “Alhamdulillah coaching clinic yang dilaksanakan dari tanggal 20-23 maret di Hotel Ibis Bandung ini memang masuk dalam salah satu program kami, yang mana kami merekrut sebanyak 15 dosen yang berkompeten dan kredibel dalam hal pengelolaan jurnal, pedoman PAK dan lain-lain yang nanti akan mendampingi para calon gubes agar bisa berhasil dalam pengajuan guru besarnya dan salah satunya bapak Randicha dari Prodi KPI, Fakultas Dakwah dan Komunikasi.” Syarif mengatakan dengan dihelatnya program coaching clinic untuk pendampingan guru besar dari tim percepatan guru besar ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para dosen FDK agar segera mengusulkan jabatan akademik, dengan begitu akan semakin banyak potensi dosen yang dikukuhkan menjadi guru besar di masa yang akan datang terkhusus di FDK yang kami harapkan sesuai slogan kami Dakwah Meroket, Turut Hadir tim pendamping dari bandung Diena Rauda Ramdania, S.Pd, MT., M.Eng., Busro, S.Ud, M.Ag,. Andi Septiadi, S.Sos, M.Ap,. Dian Sa’adilah Maylawati, S.Kom, M.T. (MRH).

Share Berita


Komentari Berita